dingin'y malam ini menggapai sukma
pekatnya hati menutupi kalbu
indah di luar begitu kelam di dasar
angan melayang bagi kapas yg tertiup angin
tak tentu arah bagai tak tau jalan pulang
sampai kapan rasaku merana dalam dada
sampai kapan getirku merobek sukma
aku sendiri di ujung pilu
menatap hari tanpa canda tawamu
tapi sudahlah
aku inginkan terbaik untuk hidupmu
walau harus mengubur semua rasaku
aku sang bidadari tak bersayap
jalani hariku yang sunyi senyap
tersenyum di batas cinta yang mendekap
menangis di antara kebahagian yang merayap
jauh dari kumpulan hati
jauh dari cinta sejati
jauh dari pemberi arti
jauh dari kau yang aku cintai
tapi yakinlah bahwa cintaku tak pernah mati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar